Senin, 09 November 2015

Ilustrasi (web)
Ilustrasi (web)

Pendidikan Seks Perlu Diterapkan di Kota Cirebon

CIREBON, FOKUSJabar.com: Menyikapi maraknya kasus HIV/AIDS dikalangan remaja Kota Cirebon membuat para pengamat dan pelaku pendidikan berfpkir untuk memasukan pendidikan seks ke dalam kurikulum.
“Teknis pengetahuan pendidikan seks nya nanti kami serahkan kepada yang ahli. Yang jelas pendidikan seks itu perelu sebagai edukasi agar tidak sembarangan melakukan seks bebas,” sebut pakar pendidikan Cirebon, Hediyana Yusuf melalui sambungan telepon, Senin (9/11/2015).
Dikatakan, pentingnya menerapkan pendidikan seksual di kalangan pelajar juga untuk mencegah penyebaran virus mematikan tersebut. Selain itu, pendidikan seks juga menjadi kekuatan para guru dan dosen untuk mengkampanyekan bahaya seks bebas dan dampaknya.
Menurutnya, Cirebon pantas menerapkan pendidikan seks, karena kasusnya sudah 30 persen. Jika dalam perkembangan kasusnya HIV/AIDS diatas 30 persen, pihaknya akan berupaya memasukkan pendidikan seks ke dalam kurikulum atau muatan lokal.
“Tapi yang terpenting untuk saat ini tingkatkan sosialisasi dengan Komisi Penanggulangan Aids. Harus sinkron dengan tenaga pengajar dan orangtua murid. Melihat sejauh mana dampak kasus itu, fungsi tenaga pengajar dan KPA harus sering mengadakan sosialiasi,” tegasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar