Senin, 23 November 2015

Ilustrasi
Ilustrasi

Mengapa Rapat Koordinasi KPU Tak libatkan TNI..?

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. terus melakukan berbagai persiapan mulai dari kotak surat suara, pendistribusian surat suara ke PPK dan PPS.
Pada hari Selasa (17/11/2015)  lalu sekitar pukul 10.00 WIB sampai pukul 11.30 WIB, KPU juga menggelar Rapat Koordinasi bersama stakeholder guna membahas technical meeting kesiapan Debat Publik Calon Bupati Pangandaran II yang rencananya akan dilaksanakan sekitar pada Senin tanggal (30/11/2015).
Dalam Rakor tersebut dihadiri oleh Ketua KPU Pangandaran, Wiyono Budi Santoso, Kapolres Ciamis AKBP Arif Rachman yang diwakili oleh Kasat Intel Polres Ciamis AKP. Aep Saepudin SH MM, Penjabat Bupati Pangandaran yang diwakili Asda I Tatang Mulyana.serta tim sukses paslon nomor urut 1 sampai 3.dan perwakilan Panwaslu Pangandaran. Namun, dalam rapat koordinasi yang dilaksanakan di Sekertariat KPU Pangandaran itu tidak nampak Komandan Kodim 0613 Ciamis Let.Kol. Infantri Rudi Janpribadi maupun yang mewakilinya.
Berdasarkan Informasi yang diterima Fokusjabar.com. Dandim 0613 Ciamis tidak diundang atau tidak dilibatkan dalam rapat koordinasi persiapan debat publik calon bupati dan wakil bupati kedua.
Salah seorang anggota TNI berinisial AH mengaku kecewa atas tidak adanya undangan kepada Dandim 0613 Ciamis yang merupakan atasannya,” Saya sangat menyayangkan sikap KPU Pangandaran yang tidak mengundang Dandim yang merupakan pimpinan saya,” ketusnya.
“Setelah diklarifikasi oleh rekan saya kepada Kepala Sub Bagian Sekretariat KPU Pangandaran Tugiman, AH menambahkan, berdasarkan pengakuan Tugiman kepada rekan saya terkait tidak ada undangan ke Dandim karena lupa,” tambahnya.
“Sikap KPUD yang tidak mengundang Dandim, setelah diklarifikasi kepada Tugiman beralasan lupa, berarti KPU tidak siap kerja dan tidak profesional,” tandas AH.
Menurut AH, dalam pelaksanaan pilkada bupati dan wakil bupati Pangandaran, pihak penyelenggara yaitu KPU dalam pengamanan pastinya akan melibatkan pihak kami (TNI). ” KPU Pangandaran seakan mengabaikan keberadaan TNI, kalau kami sebagai prajurit bagaimana perintah pimpinan, nah ini pimpinan kami yakni Komandan Kodim 0613 Ciamisnya tidak dilibatkan dalam Rakor tersebut, ” pungkasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar