Petugas BPBD dan Damkar saat menyalurkan bantuan air bersih di Kelurahan Argasunya (Foto: Panji)
Argasunya Ditetapkan Sebagai Kawasan Krisis Air Bersih
CIREBON, FOKUSJabar.com: Wali Kota Cirebon Nasrudin Azis menetapkan Kelurahan Argasunya Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon sebagai wilayah kekurangan air bersih per tanggal 1 Agustus hingga 16 Desember 2015.
“Air bersih dikirimkan setiap pagi dan siang. Satu mobil tangki berkapasitas 10 ribu liter bolak-balik mengangkut air untuk warga,” kata Azis, Kamis (26/11/2015).
Menurut Azis, berdasarkan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Provinsi Jawa Barat memperkirakan, curah hujan Kota Cirebon meningkat di minggu kedua Desember.
“Kalau sampai 16 Desember curah hujan belum juga meningkat kami akan terus memberi bantuan air bersih ke Kelurahan Argasunya, karena memang sudah tupoksi kami sebagai badan tanggap bencana. Sesuai motto kami, BPBD selalu hadir di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Dikatakan Azis, meski di daerah lain permasalahan air bersih mulai teratasi dengan datangnya hujan, namun hal tersebut tidak berlaku di Kelurahan Argasunya.
Hingga kini, warga setempat masih kesulitan mendapatkan air bersih. Bahkan, di RW 08 Kelurahan Argasunya, sama sekali tidak dapat ditemukan air bersih.
“Sekira 20 ribu liter air bersih setiap harinya diberikan Pemerintah Kota Cirebon melalui Kantor Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran kepada warga Kelurahan Argasunya, khususnya RW 07 dan 08,” tukas Azis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar