Sabtu, 28 November 2015

ATT_1448609900319_Pihak-sekolah-saat-ditemui-pihak-keluarga-siswa

Digampar Guru, Orang Tua Siswa Tak Terima dan Lapor Ke LPA

GARUT, FOKUSJABAR.com: Dianggap nakal seorang siswa SMP Negeri 1 Garut, Jawa Barat, Frima Rizqy Pertama, dihukum dengan cara digampar oleh Cecep Hary guru Olahraga. Orang tua siswa Bambang Fouristian mengaku tidak bisa terima dan melaporkan perlakuan guru kepada pihak Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Garut.
Menurut Bambang, dirinya mengakui jika anaknya tersebut memang nakal, tetapi bukan cara yang baik jika memberikan hukuman dengan kekerasan hingga memggampar.
“Memang anak saya nakal, tetapi apakah harus dengan kekerasan cara menghukum anak, ” ujarnya, Jumat (27/11/2015) kepada wartawan.
Selain menerima hukuman dengan digampar bagian muka, Frima juga dipaksa harus menjalani hukumanpush Up sebanyak 100 kali, padahal kesalahan Frima karena lupa tidak memakai kaos olah raga dan meggunakan topi bebas.
” Ya, kesalahan seperti itu kan bisa dengan cara lain yang lebih mendidik, ” ungkap Bambang.
Lanjut Bambang, secara pribadi dirinya bisa memaafkan guru yang bersangkutan, maaf tersebut telah disampaikan saat memenuhi panggilan dari pihak sekolah, tetapi dirinya ingin peristiwa tersebut harus menjadi pelajaran berharga. Diapun hari ini, Jumat (27/11/2015) melaporkan kasus tersebut ke LPA Garut.
” Alasan ke LPA, agar pihak LPA bisa memberikan penjelasan dan diikuti guru lain supaya tidak memberikan hukuman seperti itu, ” pungkasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar