Sabtu, 28 November 2015

ilustrasi (web)
ilustrasi (web)

Pupuk Gratis Hanya Wacana, Petani Keluhkan Adanya Pungli

CIREBON, FOKUSJabar.com: Bantuan pupuk gratis dari Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon menuai permasalahan dikalangan para petani.
Para petani mengaku, pemberian pupuk gratis itu hanyalah wacana. Pasalnya, ada pungutan biaya yang harus dibayarkan untuk mendapatkan pupuk tersebut.
Praktek pungutan liar (pungli) itu dilakukan oleh kelompok tani di Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon. Para petani yang hendak mengambil jatah pupuk gratis mengaku dikenai biaya sebesar Rp150 ribu untuk 2 kantong pupuk (1 kwintal) dan 2 kantong bibit padi (10 kg).
“Iya yang saya tau pemberian pupuk dari Dinas Pertanian semuanya gratis dan nanti di data dulu jumlah petaninya baru dibagi. Tapi kenyataannya kami malah dimintai pungutan sebesar Rp150 ribu. Sempat saya tawar Rp100 ribu sampai Rp130 ribu, tapi mereka keukeuh mematok harga Rp. 150 ribu,” kata Yoyan, salah seorang petani setempat.
Yoyon menambahkan, patokan harga itu diterapkan tanpa adanya sosialisasi kepada para petani setempat.
“Iya saya kira ada musyawarah dulu, tapi ternyata tidak ada,” ungkapnya kesal.
Dirinya pun berharap agar Dinas Pertanian mau mengatasi permasalah ini, sehingga tidak ada lagi pungli yang membuat para petani resah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar