Rabu, 25 November 2015

Ilustrasi
Ilustrasi

Rencana Pembangunan Jembatan Bet-Man Dikaji Ulang

CIAMIS,FOKUSJabar.com: Dalam waktu dekat Bappeda Ciamis akan memberikan sejumlah rekomendasi ke Dinas Binamarga terkait pemaparan hasil studi kelayakan rencana pembangunan jembatan Bet-Man (Benteng-Manonjaya) yang akan menghubungkan wilayah Kabupaten Ciamis dengan Kabupaten Tasikmalaya.
Demikian dikatakan Kepala Bappeda Ciamis, Kusdiana didampingi Kepala Bidang Fisik dan Sarana Bappeda Ciamis, Tino Armyanto, Selasa (24/11/2015).
“Ada beberapa hal yang akan kami rekomendasikan, diantaranya pemilihan lokasi trase sebaiknya berada di jalur tanah yang dominan milik Negara dan juga perlu memperhatikan pelaksanaan pembangunan bendungan Leuwikeris,” kata Kusdiana, Selasa (24/11/2015).
Tino menjelaskan, sebelum melangkah membuat Design Engineering Detail (DED) jembatan Benteng-Manonjaya, perlu melakukan koordinasi dengan BBWS Citanduy terkait waktu pelaksanaan pembangunan bendungan Leuwikeris.
“Karena apabila bendungan Leuwikeris lebih awal dibangun, nantinya harus membangun tiang jembatan di bawah aliran sungai. Tentunya hal itu perlu diperhitungkan, karena menyangkut perencanaan anggaran yang nantinya akan dituangkan dalam DED,” tuturnya.
Tino menambahkan, rencana anggaran pembangunan tiang jembatan di lokasi daratan tentunya akan berbeda nominalnya dengan membangun di aliran genangan bendungan.
“Kalau kemungkinan ini tidak diperhatikan, kami khawatir rencana anggaran yang tertuang dalam DED mencatumkan pembangunan tiang di lokasi daratan. Sementara saat pelaksanaan pembangunan jembatan, bendungan Leuwikeris sudah dibangun. Tentunya hal itu akan menjadi kendala, karena membangun tiang jembatan digenangan air akan terjadi pembengkakan anggaran,” jelasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar