Senin, 16 November 2015

Atap bangunan rumah aman LPA Garut, bocor (Foto : Bambang)
Atap bangunan rumah aman LPA Garut, bocor (Foto : Bambang)

Hiks! Rumah Aman LPA Garut Tidak Layak Huni

GARUT, FOKUSJabar.com : Sejatinya Rumah Aman Lembaga Perlindungan Anak (LPA) yang berlokasi di Kompleks Paseban, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, berfungsi untuk menampung sekaligus membuat nyaman para korban kekerasan seksual.
Tetapi ini malah sebaliknya, mereka merasa tidak nyaman lantaran kerap kebanjiran ketika hujan deras mengguyur kawasan kompleks perumahan Paseban. Selain itu, atap dan dinding bangunannya sudah sangat memprihatinkan sehingga membuat rasa takut tiba-tiba ambruk.
Dinding rumah aman LPA melepuh (Foto : Bambang)
Dinding rumah aman LPA melepuh (Foto : Bambang)
Padahal sejauh ini berdasarkan pantauan FOKUSJabar, LPA Garut secara rutin tengah serta telah menangani ratusan kasus anak korban kekerasan seksual. Sayangnya, rumah aman yang dijadikan tempat pemondokan para korban tersebut, kini kondisinya sangat memprihatinkan dan sepertinya tidak ada yang mau ambil peduli.
Ketua LPA Garut, Nitta K Wijaya tak menampiknya. Menurut dia, ketika hujan deras mengguyur, seisi rumah sibuk mengamankan pakaian dan alat-alat elektronik agar tidak terkena air hujan dari atap rumah yang pada bocor.
“ Kondisi bangunan rumah memang sudah tidak layak huni. Bagian atap sudah rapuh dan dinding bangunan melepuh termakan usia. Bahkan, mau membetulkan instalasi listrik pun tidak ada yang berani karena takut ambruk,” ujar Bunda Nitta, Selasa (17/11/2015).
Senada dikatakan salah seorang penghuni rumah aman berinisial S yang sudah lama tinggal di LPA tersebut. Dia mengaku khawatir dan takut ketika hujan. Terlebih ketika diguncang gempa.
“ Kami berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut khususnya mengalokasikan anggaran renovasi bagi rumah aman LPA,” singkatnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar