ilustrasi : web
HMI Garut: Pemkab Lamban Berikan Sanksi Kepada Dokter Cabul
GARUT, FOKUSJabar.com : Kasus mesum yang dilakukan salah seorang oknum dokter di RSUD dr. Slamet Garut, berinisial Z, kini terus menjadi sorotan dan buah bibir masyarakat Kota Intan.
Kasus tersebut terungkap ketika dokter cabul tersebut berada di kamar penginapan kawasan obyek wisata Cipanas Garut bersama tiga orang Pekerja Seks Komersial (PSK).
Sejauh ini berdasarkan pantauan FOKUSJabar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut belum memberikan sanksi tegas kepada oknum dokter tersebut. Hal itu tentu saja sangat disayangkan seluruh kalangan masyarakat Kota Intan.
Sebut saja salah satunya dari Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Garut, Muhlis Munawar. Pihaknya menuding, kasus oknum dokter tersebut terkesan ditutup-tutupi.
“ Kasus ini jangan ditutup-tutupi karena menyangkut reputasi Pemkab dan masalah moral,” kata Muhlis, saat ditemui sejumlah awak media pada acara Ombudsman Goes To Campus di Universitas Garut (Uniga), Jalan Raya Samarang.
Menurut dia, sanksi tepat yang mesti dijatuhkan yakni pencabutan jabatan dan profesi kedokterannya yang kini berstatus Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar