Selama Musim Kemarau 51,90 Hektar Lahan Hutan Terbakar di Ciamis
CIAMIS, FOKUSJAbar.com : Berdasarkan data yang dihimpun Perum Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Ciamis disebutkan, selama bulan Oktober 2015 sekitar 51,900 hektar dari 29,890 ribu hektar hutan produksi yang terbakar.
Menurut Administratur Perum Perhutani KPH Ciamis Bambang Jurianto, didampingi Humas Perhutani, Aan Herliaman mengatakan, untuk kebakaran yang sudah terjadi di wilayah hutan yang dikelola perhutani jumlahnya tidak terlalu banyak. Jika di persentasekan dari jumlah keseluruhan hutan dengan yang mengalami kebakaran, yakni hanya mencapai sekitar 0.01 persen.
“ Untuk titik-titik kebakaran kami mencatat di wilayah BKPH Ciamis ada sekitar 15 titik, wilayah Banjar 10 titik, dan Pangandaran ada 1 titik. Tidak ada kerugian secara materi karena pohon Jati tidak hangus terbakar dan hanya rumput kering saja,” ungkapnya di Kantor Perhutani Ciamis, Senin (16/11/2015).
Bambang menjelaskan, kerugian yang ditimbulkan dari kebakaran hutan tidak ada. Namun dampak yang ditimbulkan jelas sangat dirasakan, seperti halnya asap yang mengganggu lokasi wilayah yang terbakar.
Sementara itu menurut Aan Herliaman, selama musim kemarau KPH perhutani telah memberikan SK siaga bencana kebakaran kepada masing-masing Asper BKPH di tiga tempat yaitu Ciamis, Kota Banjar dan Pangandaran.
“Pemberian SK siaga bencana itu dilakukan sebagai langkah antisipasi bencana kebakaran lahan hutan di masing-masing BKPH, sehingga ketika tejadi kebakaran bisa langsung tertangani dengan cepat tanpa harus menunggu waktu lama,” jelasnya.
Bahkan lanjut Aan, tidak sampai disitu, di bulan Oktober semua petugas di lapangan bekerja keras memantau lokasi yang sering terjadi kebakaran hutan. Dan sekarang dilanjutkan dengan siaga bencana ketika musim penghujan.
Namun kata Aan, setelah kebakaran di musim kemarau terjadi dan diganti dengan musim penghujan datang banyak manfaat, sebab hasil dari kebakaran malah menjadi pupuk kepada pohon dan berdampak baik karena pohon jadi tahan terhadap api ketika kebakaran terjadi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar