pedagang daging ayam di pasar cibatu (Foto: Bambang F)
Perubahan Cuaca dan Tingginya Harga Pakan, Picu Kenaikan Harga Daging Ayam di Garut
GARUT, FOKUSJabar.com: Pedagang pasar tradisional di Kabupaten Garut mengeluhkan kenaikan harga daging ayam broiler sebesar satu hingga dua ribu per kg.
Salah seorang pedagang daging di Pasar Cisurupan, Kokom Komariah membenarkan hal itu. Selain alami kenaikan juga mengeluhkan berkurangnya pasokan daging ayam.
” Sudah pasokan daging ayam berkurang, eh harganya pun naik antara satu hingga dua ribu per kg,” kata Kokom saat ditemui FOKUSJabar di kios miliknya, Senin (9/11/2015).
Senada dikatakan Ade Jualiah, pedagang daging ayam di Pasar Cibatu. Menurut dia, sepekan terakhir ini harga jual daging ayam naik menjadi Rp32 ribu per kg dari Rp30 ribu per kg.
Secara terpisah Sekretaris Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten Garut, Yudi Setia Kurniawan menyebut, kenaikan daging ayam broiler disebabkan beberapa faktor. Diantaranya, mahalnya pakan ternak dan perubahan cuaca.
“ Perubahan cuaca sangat berpengaruh terhadap produktifitas DOC atau bibit ayam. Selain itu, tingginya harga pakan ternak menjadi salah satu pemicu kenaikan harga,” singkat Yudi blak-blakan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar