Ilustrasi (web)
Dana Banprov Belum Cair 100% di Cirebon
CIREBON, FOKUSJabar.com: Dana desa yang merupakan salah satu bantuan dari provinsi (Banprov) dianggap telat beberapa bulan. Pasalnya disampaikan Menteri Desa, Marwan Ja’far sudah bisa dicairkan 100 persen, namun sampai sekarang baru dicairkan hanya 70 persen saja, seperti di wilayah Pamengkang.
Menurut Kuwu Pamengkang, Saefuddin Zuhri, dirinya mempertanyakan keterlambatan dana bantuan tersebut. Baik dana desa maupun Banprov yang telat beberapa bulan.
“Dana desa baru 70 persen cair untuk tahap kedua, langsung kami manfaatkan untuk pembuatan SPAL dan pengaspalan jalan desa di Blok Pon. Juga digunakan untuk pasang Deker atau jembatan kecil. Padahal dari kementerian sudah mengatakan dana desa sudah cair 100 persen, tapi di Pamengkang masih menunggu dana desa dan Banprov yang telat,” ungkapnya.
Dikatakan Saefuddin, untuk masalah Banprov dia menduga diakibatkan karena adanya pelaksanaan Pemilihan Kuwu (Pilwu) serentak yang diadakan pada tanggal 25 Oktober lalu. Hal itu berdampak pada telatnya pencairan dana bantuan.
“Aturannya, pencairan pada bulan 10, tapi sampai sekarang belum ada pencairan. Mungkin karena adanya Pilwu serentak kemarin. Dana desa tahap 1 dan tahap 2 memang sudah cair 70 persen. Selebihnya, untuk tahap 3 akan cair. Katanya sih pada bulan november ini, untuk dana desa yang 30 persennya,” katanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar