ilustrasi
Tercatat, 1.215 Kasus Pengidap ISPA Serang Warga Kecamatan Pangenan
CIREBON, FOKUSJabar.com : Sebanyak 1.215 kasus pengidap ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Atas) tercatat menyerang warga di Kecamatan Pangenan Kabupaten Cirebon.
Sebagaimana diketahui, ISPA merupakan infeksi akut yang menyerang bagian sinus, tenggorokan, saluran udara, atau paru-paru. Infeksi yang terjadi lebih sering disebabkan oleh virus meski bakteri juga bisa menyebabkan kondisi ini.
Kondisi ini menyebabkan fungsi pernapasan menjadi terganggu. Jika tidak segera ditangani, ISPA dapat menyebar ke seluruh sistem pernapasan tubuh. Tubuh tidak bisa mendapatkan cukup oksigen karena infeksi yang terjadi dan kondisi ini bisa berakibat fatal, bahkan hingga kematian.
Menurut data yang berhasil dihimpun, kasus ISPA ini terjadi akibat Stockfield batu bara dan pasir di sepanjang Jalan Raya Pangenan, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon.
Kasus ISPA ini tercatat pada Pusat Kesehatan Masyarakat dalam 3 bulan terakhir, yakni Agustus hingga Oktober.
Menurut Kapuskesmas Pangenan dr Atih Andriyani, ISPA sebenarnya dibagi menjadi 3 macam, yaitu Pneumonia, Pneumonia berat dan batuk biasa atau bukan Pneumonia, dan yang paling banyak diidap, yakni batu pilek biasa.
“Untuk ISPA sendiri perkembangannya makin pesat, karena dilihat dari kondisi lingkungan saat ini, sehingga penyakit ISPA pun mulai menyerang masyarakat,” kata Dede, Minggu (8/11/2015).
Tak hanya itu, Dede menilai infeksi pernapasan yang menyerang desa Ender, Pangenan, dan Japura Lor, lebih banyak anak-anak usia 1-5 tahun.
“Saya tugas di sini sejak tahun 1990 sebelum ada stock field. ISPA ada pada waktu itu, tapi sekarang peningkatannya sangat besar sekali. Kalau bisa ya ditutup saja,” pungkasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar