Ilustrasi
Selama Mempertahankan Profesionalisme, Profesi ‘PL’ Baik
CIAMIS,FOKUSJabar.com: Pemandu lagu (PL) merupakan sebutan bagi seorang yang menemani atau melayani tamu konsumen pengguna jasa karaoke untuk bernyanyi.
Pemandu lagu yang kebanyakan adalah wanita, dalam melayani tamu ia bertugas untuk memilihkan lagu, menemani bernyanyi, mengambilkan makanan minuman, atau menghubungi bagian lain bila terjadi permasalahan seperti mic yang tidak rusak atau baterai habis atau hal lainnya.
Dengan bermodalkan suara dan tubuh seksi untuk menyemangati terutama tamu pria saat berada di ruang karaoke bersama lantunan lagu yang menghentak jantung dengan kecepatan rata-rata 127 BPM.
“Kebanyakan dari kita memilih menjadi PL karena desakan kebutuhan ekonomi keluarga, ada juga yang memang tergiur dengan bayaran besar sebagai seorang PL. Dengan bayaran Rp200 ribu per jam ditambah tips dan sawer tentu dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari untuk perawatan kecantkan dan menjaga tubuh tetap seksi,” hal tersebut dikatakan salah satu Pemandu Lagu asal Ciamis yang enggan disebutkan namanya, Sabtu (14/11/2015)
Ia pun menuturkan, profesi yang ia tekuni memang kerap mengundang opini negatif dari masyarakat, namun apa boleh buat. Ketika ia mendendangkan lagu dalam sebuah ruangan yang dipenuhi pria, ia harus tetap bernyanyi sepenuh hati walau kadang kerap tangan-tangan jahil menggerayami sekujur tubuhnya.
” Saya terus bernyanyi sepenuh hati, dan berusaha tetap tersenyum walaupun kadang hati ingin menangis ketika tangan-tangan jahil terus menggerayami tubuh saya, namun memang ini yang saya jual. Saya hanya membayangkan keluarga kecil di rumah yang mesti saya bahagiakan,” jelasnya.
Menanggapi hal tesebut Kepala Dinas Sosial Ketenage Kerjaan dan Transmigrasi (Disnosnakertrans) Kabupaten Ciamis Wawan S Arifien menyampaikan, profesi pemandu lagu itu baik selama memandu lagunya secara profesional dan memiliki kompetensi seni suara atau seni musik. Bahkan jika diasah terus bisa menjadi penyanyi.
Tetapi kata Wawan, yang lebih baik adalah jika mampu bekerja sesuai dengan keterampilan dari pendidikan yang ditempuh, baik secara formal maupun informal. Intinya jangan sampai jadi pemandu lagu tanpa memiliki dasar-dasar seni suara olah vokal yang bagus.
“ Di Disnaker sebetulnya banyak berbagai pilihan alternatif perusahaan, tapi memang kerjanya di luar Ciamis. Karena di Ciamis masih kurang perusahaan besar yang mampu menyerap tenaga kerja banyak. Kecuali harus ada BLK yang bisa melatih mereka untuk bisa dalam profesi tertentu,” paparnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar