Senin, 09 November 2015

Ilustrasi
Ilustrasi

Satu dari Empat Pelajar Tewas Tersambar Petir Telah Dimakamkan

CIREBON, FOKUSJabar.com: Empat pelajar yang menjadi korban tersambar petir di Bumi Perkemahan Palutungan, Kabupaten Kuningan, satu diantaranya dimakamkan langsung oleh pihak keluarga, Minggu (8/11/2015).
Suasana duka menyelimuti prosesi pemakaman salah satu pelajar SMAN 1 Jamblang, Kabupaten Cirebon Dean Andika (15) warga Desa Bakung Kidul, Kecamatan Klangenan Kabupaten Cirebon.
Dean Andika merupakan salah satu korban yang tewas tersambar petir, saat mengikuti kegiatan camping di Bumi Perkemahan Palutungan, Kabupaten Kuningan, Sabtu (07/11/2015) kemarin.
Jenasah anak pertama dari pasangan Kasanah (38) Mudi (40) itu berhasil dipulangkan ke rumahnya tepat pukul 21.00 WIB Sabtu malam. Isak tangis keluarga dan sanak saudara pun pecah saat menyambut kedatangan jenazah.
“Kasanah, ibunya korban itu sejak tadi malam hingga sekarang masih shock, seperti tidak percaya bahwa anaknya sudah meninggal,” ujar Ratawi, paman korban, Minggu (8/11/2015).
Dia juga mengatakan, tak hanya keluarga, sejumlah kerabat terdekat pun masih terpukul atas kepergian Dean.
“Kami keluarga besar juga masih kurang percaya kalau si Dean itu udah meninggal, rasanya masih aneh saja,” tuturnya.
Hingga kini,  suasana rumah duka sang korban yang berada di Desa Bakung Kidul, Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon, masih  dipenuhi puluhan warga, karabat, keluarga dan para guru serta temannya yang duduk di bangku SMAN 1 Jamblang.
Sementara korban telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum yang tak jauh dari rumahnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar