PON 333 (Foto: Ageng)
Wajib Ditonton… Atraksi Terjun Payung di Hitung Mundur 333 Hari Menuju PON
BANDUNG, FOKUSJabar.com : Atraksi terjun payung akan mewarnai acara Hitung Mundur 333 Hari Menuju PON XIX/2016 di kawasan Gedung Sate, Jalan Diponegoro Kota Bandung, Sabtu (10/10/2015).
Empat orang penerjun yang terdiri dari dua atlet dan dua pelatih akan memperlihatkan kemampuan mereka mendarat di halaman Gedung Sate Bandung.
Salah satu penerjun yang merupakan Pelatih Tim Terjun Payung Jawa Barat Dadang Satria menuturkan, keempat penerjun termasuk dirinya akan membawa tiga bendera yang berukuran 3×5 meter. Yakni bendera Counting Down 333 Hari Menuju PON XIX/2016, bendera KONI Jabar, serta bendera bertuliskan ‘Jabar Ngahiji Menuju Jabar Kahiji’.
“Selain saya, ada juga pelatih yang ikut terjun yakni Hani Setidaji serta dua orang atlet terjun payung di nomor ketepatan mendarat yakni Sanggalelana dan Youce Kalengkongan. Kita bangga bisa berpartisipasi dalam acara ini, kita siap tampil dan mendarat di Gedung Sate,” ujar Dadang pada jumpa pers di gedung KONI Jabar, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Rabu (7/10/20215).
Dadang menuturkan, dirinya beserta penerjun lain akan take off mulai pukul 10.25 WIB. Rencananya, para penerjun akan terbang dan terjun dari atas helikopter dengan menggunakan jenis parasut Parafoil dan Classic.
“Kita akan terjun dari ketinggian antara 4000 feet hingga 6000 feet atau sekitar 3 kilometer dan akan berada di udara sekitar 10-15 menit. Untuk lokasi take off, antara di helipad Polda Jabar atau dari bandara Husein Sastranegara Bandung,” terang Dadang yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Pengprov Pordiga Terjun Payung Jabar.
Selain membawa tiga bendera, penerjun pun akan turun dengan membawa pistol serta busur panah. Sanggalelana akan membawa bendera Counting Down 333 Hari Menuju PON XIX/2016, lalu Hani Setiadji membawa bendera KONI Jabar, serta Youce Kalengkongan membawa bendera bertuliskan ‘Jabar Ngahiji Menuju Jabar Kahiji’.
“Sementara saya membawa pistol dan busur panah yang akan diserahkan langsung begitu mendarat tepat di halaman depan Gedung Sate. Pistol akan diberika kepada Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan sedangkan busur panah kepada atlet Panahan Pelatda PON XIX Jabar Syifa Nurafifah Kamal. Mereka berdua nanti akan melakukan prosesi peresmian hitung mundur dengan menembak sasaran,” tegasnya.
Sementara itu, Syifa mengaku sudah siap melakukan prosesi peresmian Hitung Mundur PON XIX bersama Gubernur Jawa Barat yang juga sebagai Ketua Umum PB PON XIX/2016 Jabar, Ahmad Heryawan. Dirinya bersama Gubernur Jabar akan menembak sasaran yang berjarak sekitar 5 sampai 10 meter.
“Insha Allah, saya sudah siap meski baru mendapat pemberitahuan belum lama ini. Latihan dua hari untuk acara tersebut sudah cukup, dan saya terbiasa melakukan tembakan di jarak 30 meter, 40 meter, dan 50 meter seperti saat meraih medali emas PON XVIII/2012 di Riau dari nomor aduan perorangan putri Ronde FITA jarak 40 meter,” tegas Syifa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar