Produksi mainan tradisional yang masih dipertahankan Jahari dan keluarganya. (Foto Panji)
Dari Limbah Boneka, Jahari Lestarikan Mainan Tradisional
CIREBON, FOKUSJabar.com: Tangan kreatif Jahari terlihat sangat lihai dalam merakit mainan tradisional Cirebon.
Warga Blok Tegalan Desa Jamblang Kabupaten Cirebon ini sudah lebih dari lima tahun mewarisi usaha keluarganya dalam membuat mainan tradisional. Seperti, otok-otok, topeng reog dan boneka barongsai.
Ikuti Tren
Jahari tidak ingin kalah dengan mainan modern buatan China, dia pun terus berupaya merakit mainan hasil buatan-nya dengan karakter-karakter kartun yang sedang popular.
“Topeng reog saya buat dengan karakter Marsya and the Bear, kartun yang sedang popular kini,” ujar bapak satu anak ini, Sabtu (10/10/2015).
Proses pembuatan mainan yang dilakukan oleh Jahari masih tergolong manual. Di samping itu, bahan-bahan untuk membuat mainan pun Jahari dapatkan dari hasil limbah boneka.
Di sini bisa terlihat cara Jahari memanfaatkan hasil limbah untuk memproduksi mainan-nya. Wajar bila masyarakat sekarang lebih mengenal mainan modern dibandingkan dengan mainan tradisional.
Dengan persaingan pasar yang semakin ketat, Jahari pun bersikeras akan tetap berupaya berjuang mempertahankan produk mainan tradisional.
“Saya ingin mainan tradisional tidak punah, bagaimana pun ini adalah produk lokal,” tutur Jahari dengan tegas.
“Seharusnya masyarakat menilai mainan tak cuma dipakai buat bermain, tapi perlu menggali juga nilai apa dan bagaimana mainan itu bisa memberi manfaat kepada diri sendiri, sesama dan lingkungan,” katanya.
Jahari menambahkan permainan tradisional juga mampu membuat nostalgia tentang masa-masa kecil sekaligus permainan rakyat tempo dulu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar