Rabu, 14 Oktober 2015

Kopi (web)
Kopi (web)

Kopi Garut Tembus Ekspor ke Amerika dan Singapura

GARUT, FOKUSJABAR.com:  Sebagai warga Garut harus bersyukur karena kopi Garut yang termasuk pada Java Preanger Coffee pada masa kolonial Belanda, sudah tembus ekspor hingga Amerika dan Singapura sejakbtahun 2014 lalu.
Kopi Garut yang khas (foto: Tasdik)
Kopi Garut yang khas (foto: Tasdik)
Kabid Pembinaan Usaha pada Dinas Perkebunan Pemerintah Kabupaten Garut, Sofyan Hamdian, semula sebelum proses ekpor dilakukan ada cup tes kopi di tahun 2014 oleh perwakilan penikmat kopi asal luar negeri, dan Garut mengirimkan enam sampel. Ke enam sampel tersebut, dari Cikuray, Papandayan, dan Bayongbong, dimana masing-masih dikirimkan dua jenis, yaitu olahan basah dan kering.
“Dari test cup tersebut, empat kopi asal Garut masuk, yaitu dari Papandayan dan Bayongbong dengan jenis arabica, ” ujarnya, Senin (12/10/2015) kepada wartawan.
Tercatat green kopi bean dari Garut diekspor hingga 2 ton, dengan negara tujuan Amerika dan Singapura. Walaupun dalam kegiatan ekspor tersebut menggunakan perusahaan lain.
” Tetapi tidak menghilangkan ke khasan Garutnya, ” ungkap Sofyan.
Lanjut Sofyan, jika melihat ketersediaan kopi di Garut masih relatif sedikit, di Amerika dan Singapura batu mampu menyuplai untuk benerapa kafe. Sementara data statistik Dinas Perkebunan Garut tahun 2013 Kabupaten Garut menghasilkan bahan mentah 6.589 ton kopi, dan 1.308 ton bahan jadi.
” Untuk arabica, di Garut ini menempati 2.951 hektare lahan, dengan kondisi lahan yang menghasilkan di 1.438 hektare yang tersebar di 26 kecamatan di Garut. Jika melihat rata-rata produkasinya, berada di kisaran 0,91 ton, dengan pemilik mencapai 9.198 orang dalam 82 kelompok tani dan tenaga kerja mencapai 17.438 orang, ” pungkasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar