Penyaluran PKH di Kecamatan Karangpawitan Garut. (Foto:Tasdik)
Warga Garut Kecewa, Dana PKH Tidak Semua Tersalurkan
GARUT, FOKUSJABAR.com: Penyaluran dana Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Garut mulai disalurkan. Namun, dana yang dibagikan oleh panitia ternyata tidak sesuai diterima dengan data angka siswa miskin selaku penerima program.
Seperti yang terpantau di Kecamatan Karangpawitan, dari 900 siswa miskin dari tiap desa ternyata hanya 50 orang saja yang tersalurkan.
Saat menerima penyaluran, Eulis (16) penerima PKH mengatakan bahwa dirinya diwajibkan membawa data kartu sesuai dengan data dari pengawas dan panitia.
“Jadi kami harus membawa kartu, jika tidak sesuai mungkin saya tidak dapat, tapi alhamdulillah saya dapat, ” ujarnya, Jumat (16/10/2015) kepada wartawan.
Para penerima PKH sediri merupakan siswa Sekolah Dasar, SMP, SMA dan sederajat dari kalangan tidak mampu.
Sementara itu, Kepala Desa Jatisari, Abad Badrudin menyatakan bahwa para penerima PKH akan mendapatkan dana senilai Rp412.000 untuk enam bulan.
“Namun sayang, di desa saya yang yang mendapatkan hanya 50 orang dari 900 orang penerima,” ungkapnya.
Para siswa dari kalangan tidak mampu yang tidak mendapatkan jatah PKH berharap, pihak Pemerintah Daerah Garut untuk kembali melakukan pendataan secara profesional
“Harusnya di data secara peofesional, jika tidak ini akan menimbulkan kecemburuan sosial di masyatakat, ” pungkasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar