Pada buku pedoman ini tantandangan milik Endjang Naffandi bukan tanda tangan Daud Achmad (Foto: DEN)
Tandatangannya Dipakai Daud Achmad, Endjang Marah
PANGANDARAN, FOKUSJabar.com : Mantan Pj Bupati Pangandaran Endjang Naffandy untuk kedua kalinya mengkritik keras momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 3 Kabupaten Pangandaran.
Jika sebelumnya Endjang mengomentari pidato Ketua DPRD Iwan M Ridwan yang tak menyebut-menyebut dirinya sebagai Pj Bupati Pertama. Kali ini Endjang kembali tersinggung dan marah atas isi cetakan pada Buku Pedoman Hari Jadi Kabupaten Pangandaran ke 3. Kemarahan Endjang dipicu karena tandatangannya tertera di buku pedoman tersebut.
“Saya sudah bukan dan tidak menjabat sejak enam bulan ke belakang. Tapi kenapa tandatangan saya masih ada di dalam buku itu. Saya khawatir kalau tanda tangan saya dipakai dan disalahgunkan,” papar Endajang kesal, Rabu (28/10/2015).
Endjang mempertanyakan keberadaan tandatangannya di buku pedoman tersebut kepada Pemkab Pangandaran. Apalagi buku tersebut tersebar kepada para pejabat luar daerah dan menjadi bingkisan yang disimpan panitia di kursi tamu undangan.
“Jujur saya tidak terima ini, dan ini merupakan kesalahan yang semestinya Pemda Kabupaten Pangandaran harus meminta maaf. Apalagi kekahawatiran saya tandatangan saya itu disalah gunakan, ” katanya.
Sehari sebelumnya, Penjabat Bupati Pangandaran Daud Achmad kepada FOKUSJabar mengakui adanya kesalahan dalam pembubuhan tanda tangan pada buku pedoman tersebut.
“Saya gak tau itu dan kenapa itu terjadi, nanti akan saya cek. Apakah kesalahan ada dipercetakan atau dimana. Karena seingat saya penandatanganan itu jelas-jelas saya. Dan masih ingat waktu itu saya yang menandatanganinya, kenapa yang ada malah tandatangan Pak Endjang (Pj Bupati Pangandaran Pertama), ” kata Daud Achmad.
Daud mengakui kesalahan Pemda Kabupaten Pangandaran dan akan mencari solusi terkait hal tersebut. Antara lain berencana membuat cetakan ulang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar