Sabtu, 17 Oktober 2015

Protes Debu Batu Bara (web)
Protes Debu Batu Bara (web)

BLHD: Sebaran Debu Batu Bara Sudah Diambang Batas

CIREBON, FOKUSJabar.com: Badan Lingkungah Hidup Daerah (BLHD) Kota Cirebon menyatakan sebaran debu batu bara di kawasan Pelindo II sudah melebihi ambang batas.
Kepala BLHD Kota Cirebon, Agung menyampaikan, menurut hasil investigasi pada waktu tertentu, sebaran batu bara sudah tidak wajar. Bahkan melebihi ambang batas kewajaran.
“Setiap kali ada aktivitas bongkar batu bara, debu langsung beterbangan dan menyesakkan dada,” kata Agung usai mengikuti pertemuan di DPRD Kota Cirebon, Kamis (15/10/2015).
Sejak bergulirnya persoalan dampak debu batu bara tersebut, BLHD telah berkoordinasi dengan kementerian ESDM dan langsung turun ke lokasi.
BLHD menyimpulkan bahwa aktivitas bongkar muat batu bara Pelindo II telah merugikan masyarakat. Pihak kementerian LH juga sudah melayangkan sanksi administratif kepada pengusaha bongkar muat.
Dari kondisi tersebut, BLHD masih menunggu rekomendasi Walikota Cirebon terkait penghentian aktivitas bongkar muat dari perusahaan Pelindo II. “Perusahaan bongkar muat juga tidak melakukan rekayasa teknologi. Seperti harus disiram dulu dengan air agar debunya tidak bertebaran ke warga,” sebutnya.
Pihaknya pun berharap, rekomendasi yang dikeluarkan Walikota Cirebon agar ditindaklanjuti secara serius.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar