Warga Resah Tukang Jual Abate Datangi Rumah
CIAMIS ,FOKUSJabar.com : Ulah penjual obat Abate membuat resah warga di Desa Handapherang, Kecamatan Cijeungjing, Ciamis. Warga di sana mengaku geram dengan dalih penjual abate yang suka mengaku dan mencatut Dinas Kesehatan Ciamis. Bukan hanya itu, penjual juga kerap seperti memaksa agar dagangannya laku.
Siti salah seorang warga RT19/RW 008 Desa Handapherang, menyayangkan sikap penjual abate yang mencatut nama Dinas Kesehatan.
“Padahal saya tahu itu bukan utusan Dinkes, lagi pula saya tidak butuh abate, kan sumurnya juga kering belum ada airnya,” ujarnya Senin (16/11/2015) di rumahnya.
Siti mengaku, hari Sabtu (14/11/2015) kemarin, didatangi satu orang penjual obat pemberantas jentik nyamuk ini agar bisa mencegah malaria dan kaki gajah.
“Cara menjualnya yang saya tidak suka, seperti yang memaksa. Dia menawarkan satu bungkus abate Rp 5.000, tapi saya tolak dan tidak membelinya,” jelasnya.
Dengan kejadian tersebut, Siti meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis memberikan penjelasan persoalan itu secara gamblang.
Mengingat, banyak masyarakat yang menjadi korban akibat ulah oknum yang menjual nama Dinas.
“Kasihan yang tidak tahu, mereka terpaksa saja membeli karena pedagangnya mencatut nama Dinas Kesehatan, padahal setahu saya abate biasanya dibagikan gratis oleh puskesmas ataupun
pemerintah,” ucapnya.
pemerintah,” ucapnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar