Rabu, 15 Juli 2015

Rancangan Jalur Puncak Dua
Rancangan Jalur Puncak Dua (web)

Pembangunan Jalan Puncak Dua Berpengaruh Mengurai Kemacetan

BANDUNG,FOKUSJabar.com: Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengungkapkan, pembangunan jalan puncak dua akan sangat berpengaruh secara signifikan dalam mengurai kemacetan di kawasan tersebut. Namun, rencana tersebut masih tersendat karena belum adanya anggaran.
“Tersendatnya belum ada anggaran, itu sudah kita hitung dampak positif-negatifnya. Kita hitung betul, semenjak awal kita sudah melihat akan lebih banyak positifnya. Secara prinsip kita setuju ya, tinggal tentu dukungan dari Pemerintah pusat melalui Kementrian PU harus diusahakan, diikhtiarkan lebih jauh lagi,”ucap Aher kepada wartawan di Bandung, Selasa (14/7/2015).
Menurut Aher, pembangunan untuk satu jalur jalan puncak dua akan menelan dana sebesar Rp400 milyar. Itupun, kata Aher hitungan pada tahun 2011, kalau tahun sekarang tentunya akan ada kenaikan seiring dengan kenaikan harga bahan baku.
“Itu kalau sejalur saja membutuhkan Rp400 milyar itu angka 2011. Kalau dua jalur dari sentul nanti nyambung di Cipanas. Dua jalur itu Rp800 milyar,” sebutnya.
Aher menuturkan, pihaknya akan mendorong pembangunan infrastruktur transportasi di kawasan puncak dengan adanya perluasan, diantaranya pembangunan jalan puncak dua tersebut.
“Puncak dua harus kita dorong, karena itu sudah menjadi daerah yang ekonominya sudah mapan, kan pergerakan ekonomi di puncak sangat tinggi dan menyeluruh ya, dari mulai hunian vila pariwisata, vila-vila tempat rekreasi dan wisata pertanian disana sudah berkembang dengan baik,” tuturnya.
Aher berencana, dalam waktu dekat akan melakukan konsultasi dengan Kementrian PU terkait pembangunan jalan puncak dua. Aher mengaku, untuk lahannya sendiri sudah siap karena dapat hibah dari pemilik setempat.
“Insya allah dalam waktu dekat saya akan membicarakan puncak dua dengan menteri PU. Lahan sudah selesai, itulah yang unik karena itu hibah dari pemilik setempat,”tukasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar