Kamis, 30 Juli 2015

pwi jabar

PWI Jabar : Tren Pemberitaan DPD Kurang Greget

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Dewan Perwakilan Derah (DPD) Republik Indonesia dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat gelar dialog Publik bertema ‘Suara DPD Suara Publik’.
Acara tersebut dihadiri oleh Anggota DPD RI Eni Sumarni, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat DR Mirza Julhadi, Kepala Biro Pemerintahan Abas Basari dan Akademisi Dr. Rahmat Hollyson.
Dalam diskusi tersebut, perkembangan DPD melalui pemberitaan dinilai sangat lemah dibandingkan lembaga lainnya seperti DPR dan MPR RI. Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat Dr. Mirza Julhadi menilai, dari sisi pemberitaan terhadap perkembangan DPD, sangat jauh dari nilai pemberitaan.
“Pemberitaan DPD ini kurang, karena tidak seseksi DPR, bahasannya itu tidak ada kritikan hampir sama dengan Pemda. Beda dengan DPR yang banyak kritikan,” ujarnya dalam diskusi dialog publik di aula PWI Jabar Jalan Wartawan Kota Bandung, Kamis (30/7/2015).
Menurutnya, nilai pemberitaan untuk kiprah DPD sangat kurang karena setiap memberikan keterangan cenderung mendatar. Tambah dia, seharusnya suara DPD ini keras dan lantarng dalam mengkritisi.
“Contohnya kalau di Jabar itu Gubernurnya dari PKS, maka PDIP yang kenceng bersuara. Di situ nuansa politisnya ada dan bisa jadi bahan berita,” tambahnya.
Meski demikian, peran media dalam mensosialisasikan lembaga pemerintah aktif dilaksanakan. Namun, dalam perkembangannya masih banyak individu atau kelompok belum mengetahui statuta lembaga independen itu.
“Sempat sosialisasi tentang DPD, hampir rata – rata kurang tahu,” tukasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar