Selasa, 28 Juli 2015

Ketua Komisi C DPRD Kota Cirebon Sumardi (Foto:panji)
Ketua Komisi C DPRD Kota Cirebon Sumardi (Foto:panji)

Kuota PPDB Overload, Komisi C Mengaku Kecolongan

CIREBON, FOKUSJabar.com: Komisi C DPRD Kota Cirebon mengaku kecolongan terkait overload siswa yang lolos seleksi PPDB online.
Ketua Komisi C DPRD Kota Cirebon Sumardi mengakui adanya kelebihan rombongan belajar (rombel) yang ada di sejumlah sekolah di Kota Cirebon.
Dia mengaku heran jumlah siswa lebih dari kuota yang sesuai dengan Perwali PPDB Kota Cirebon.
“Ini lepas dari pengawasan kami dan di luar pengawasan kami. Kalau kondisinya begini sudah dipastikan banyak yang menempuh jalan belakang artinya banyak titipan yang seharusnya dilarang,” kata Sumardi usai memantau penyelenggaraan Masa Orientasi Siswa (MOS) di Kota Cirebon, Selasa (28/7/2015).
Menurutnya, kondisi tersebut terjadi karena kelemahan keamanan di Perwali PPDB. Dia meminta kepala sekolah harus tegas melakukan pembenahan rombel.
Terlebih imbas dari overload itu akan terasa oleh pihak sekolah sendiri. Pihak sekolah pun harus mengalihfungsikan laboratorium menjadi ruang belajar akibat kondisi itu.
“Sayangnya tidak ada sanksi dan perwali ini tidak diperkuat dengan Perda,” tuturnya.
Kendati demikian, overload ini sudah dianggap tertangani semua. Pihaknya berharap ada ketegasan dari pihak sekolah terkait pembenahan rombel.
“Banyak pemain di pendidikan dan ini harus ditindak tegas. Aturannya harus tegas,” pungkas Sumardi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar