Senin, 20 Juli 2015

mikras (foto : Tasdik)
mikras (foto : Tasdik)

Miras Oplosan Telan 10 Korban Di Garut, Seorang Tewas Dan Seorang Kritis

GARUT, FOKUSJABAR.com: Lagi-lagi minuman keras (miras) oplosan menelan korban jiwa. Kali ini terjadi di Garut dan diduga menimpa 10 korban miras oplosan.
Dilaporkan 1 orang meninggal dunia akibat miras oplosan tersebut dan satu orang masih kritis. Pihak keluarga sendiri enggan memberikan keterangan kepada wartawan dikarenakan malu.
Berdasarkan informasi dari petugas klinik Al-Yamin, Restu, informasi dari para orang tua, para korban menegak miras oplosan pada malam lebaran, Kamis (16/7/2015). Namun dampaknya baru terasa pada hari Sabtu (18/7/2015) kemarin.
“Jadi informasi yang kami peroleh dari orang tua, katanya mereka menegak miras oplosan pada malam lebaran (Kamis, 16/7/2015), ” ujar Restu kepada waratawan, Minggu (19/7/2015) .
Ke-10 korban tersebut berusia antara 19-23 tahun. Dan tujuh orang merupakan warga Kampung Cikebo, Desa Cirapuhan Kecamatan Selaawi Garut, sedangkan tiga korban lainnya tercatat sebagai warga Kampung Sasak Beusi, Kecamatan Limbangan Garut.
Korban sendiri sebagian sudah pulang, sedangkan satu korban kritis atas nama Dani dan satu korban tewas atas nama Nanda Rahmawan (19). Korban sempat dirawat di Puskesmas Limbangan diantaranya Cecep, Maliki dan Budianto. Ketiganya kini sudah diperbolehkan pulang, sedangkan Cecep dirawat di Klinik Al-Yamin dan sudah pulang. Namun satu korban kritis atas nama Dani masih dalam perawatan.
” Tinggal satu lagi yang dirawat disini (klinik Al-Yamin) atas nama Dani (23), ” ungkap Restu.
Lanjut Restu, saat datang, pasien mengeluh mual-mual, pusing dan muntah-muntah. “Sehingga kami segera memberikan tindakan dengan memberikan cairan infusan dan pengurasan pada lambung, ” pungkasnya.
Sementara itu, data yang dihimpun baru terdapat 6 nama korban miras oplosan. Selebihnya masih dalam pendataan pihak Dinas Kesehatsn Kabupaten Garut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar