korupsi (ilustrasi : web)
Gejala Paranoid PNS Cimahi Harus Segera Diatasi
BANDUNG, FOKUSJabar.com : Pengamat Pemerintah Kota Cimahi Kardin Panjaitan menilai kenyamanan kerja para PNS yang saat ini nampak terkena gejala paranoid di Sekretariat DPRD Kota Cimahi harus ditanggapi cepat. Lantaran dampak dari kejadian kasus Korupsi SPPD tahun anggaran oleh terpidana Sekwan Edi Junaedi.
Ketidak nyamanan ini terjadi khusunya pada bidang Anggaran Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Cimahi.
“Ada beberapa yang mengundurkan diri. Sebagian mengajukan pensiun dini. Ini berarti
ada yang tidak nyaman dalam bekerja,” katanya kepada wartawan, Kamis (2/7/2015).
ada yang tidak nyaman dalam bekerja,” katanya kepada wartawan, Kamis (2/7/2015).
Kedepannya, Kardin menerangkan, seorang Sekwan harus bisa mengkoordinasikan kepentingan Pemerintah Kota Cimahi dan para legislator. Sebagai contoh, terlambatnya pelaksanaan reses anggota dewan pertengahan tahun ini.
Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi catatan penting. Apakah Sekwan tidak siap atau terlalu banyak pertimbangan, dan ada komunikasi yang tidak jalan dengan pihak legislatif dan dengan Pemkot.
“Sekwan harus siap apabila ada pihak dewan yang melakukan intervensi. Sebagai leader harus siap maju. Jika ada masalah tidak menyalahkan anak buah tetapi bisa mengambil tanggung jawab,” tukasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar