Jalur Pantura - Subang Jawa Barat
Puncak Arus Mudik DiJalur Pantura
Subang, FOKUSJabar.com : Memasuki H-2 Lebaran arus lalu lintas pemudik semakin meluber dijalur pantura Subang. Sejak selasa malam hingga rabu siang (15/7) arus lalu lintas kendaraan pemudik terus membanjiri jalur pantura subang hingga menyebabkan kepadatan dan arus lalulintas menjadi tersendat seperti terjadi di perempatan pasar Sukamandi dan Pusakanegra serta kawasan fly over Pamanukan serta SPBU disepanjang jalur pantura Subang arah Cirebon.
H-2 lebaran ini merupakan puncak arus mudik dikawasan jalur pantura Subang sebab hari ini lalu lintas dari selasa malam hingga rabu siang terus merayap rata-rata kecepatan 20-30 Km perjam. Jalur pantura Subang H-2 ini didominasi oleh kendaraan pribadi roda empat sebayak 10 persen, sepeda motor 70 persen dan angkutan umum seperti Bus 20 persen.
Kanit lantas Polsek Pamanukan Iptu Dadang Sunarya mengatakan” sejak sela malam hingga rabu siang ini arus lalulintas pemudik dijalur pantura Subang semakin membludak hampir 70 persennya didominasi oleh kendaraan roda dua, 20 persen kendaraan roda empat pribadi dan 10 persen kendaraan roda empat angkutan umum seperti Bus dan Angkot yang digunakan untuk mudik”ungkapnya
“Kita bisa simpulkan bahwa H-3 dan H-2 ini merupakan puncak arus mudik dijalur pantura Subang, berdasarkan petugas pencatat dishub Subang, sejak pukul 00.00-08.00 Rabu pagi(15/7) lebih dari 857 ribu kendaraan melintasi jalur pantura, 70 persen didominasi oleh R2”, katanya.
Hasil pantauan Fokus Jabar, Peningkatan volume kendaran hingga menjelang rabu siang ini hari untuk kendaran roda dua maupun empat terus mengalami peningkatan hampir 2-3 kali lipat dibandingkan pagi hari sehingga tak ayal menjellang siang hari ini pantura semakin tersendat dan merayap hingga polisipun bekerja ekstra keras khususnya dikawasan Pamanukan terjadi kemacetan yang sangat parah sehingga polisi berinisiatif untuk kendaraan roda dua dilarang melintasi flay over dan dialihkan melalui bawah lewat perempatan pamanukan sehingga hal inipun memicu kemacetan yang sangat parah dikawasan perempatan pamanukan hingga meluber melewati fly over hingga akhirnya kendaraan tetap mengular menuju pantura.
Kapolsek Pamanukan Kompol Sudjoko mengatakan” pengalihan arus kendaraan roda dua ke bawah fly over guna mengurangi kepadadat arus kendaraan roda empat karena sudah terjadi penumpukan kendaraan diatas fly over hingga kendaraan tersendat mencapai sukasari”, ungkapnya.
Pihak kepolisian dan dinas perhubungan memperkirakan Rabu hari ini menjadi hari terakhir lonjakan volume kendaraan dijalur pantura besok dan lusa jalur pantura diperkirakan akan kembali normal dan lancar dengan intensitas volume kendaraan sebanyak 30-40 kendaraan permenitnya. “, ujarnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar