Minggu, 05 Juli 2015

Ilustrasi (web)
Ilustrasi (web)

13 Terduga Preman Diamankan Di Polsek Jatinangor

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Dalam rangka Operasi Cipta Kondusif, sebanyak 13 orang yang diduga preman di Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, berhasil diamankan oleh jajaran Polsek pada Sabtu (27/6) kemarin.
Kapolsek Jatinangor, Kompol Roedy de Vries mengatakan, sebanyak 13 orang yang diduga preman berhasil dibekuk di beberapa lokasi, seperti di lingkungan Pabrik Kahatex dan empat desa lainnya yaitu Desa Hegarmanah, Jatiroke, Cisempur, dan Cinta Mulya.
Roedy menjelaskan, para terduga preman yang diringkus dari sekitar PT Kahatex, Desa Cisempur, dan Desa Cintamulya kerap melakukan aksi penarikan uang ke supir ojek untuk retribusi jalan dan pembangunan sarana olahraga sebanyak dua minggu sekali.
“Kalau di lingkungan Pabrik Kahatex, informasi dari masyarakat adalah kadang-kadang terjadi pemalakan terhadap karyawan. Tapi setelah kemarin kami melakukan penangkapan, muncul kepala desa yang menyatakan pemalakan bukan dilakukan kepada karyawan, melainkan ke supir ojek yang ketika melalui daerah tersebut diminta uang dua minggu sekali untuk retribusi jalan atau pembangunan sarana olahraga. Di Cisempur dan Cintamulya juga kasusnya sama,” tutur Roedy kepada PRFM.
Sementara dari Desa Hegarmanah dan Jatiroke, para pelaku ditangkap karena melakukan aksi pemalakan kepada pengendara yang akan menyebrangi jalanan.
“Kerap ada ‘Pak Ogah’ yang kadang-kadang maksa minta duit kepada orang yang mau nyebrang di pertigaan Jatiroke. Untuk di Hegarmanah kasusnya hampir sama seperti di Jatiroke,” papar Roedy.
Para pemalak ini pun kemudian digiring ke Mapolsek Jatinangor dan diberi pembinaan oleh kepala desa setempat.
“Kemarin Kepala Desa sudah diundang untuk pembinaan. Kemudian bagi para pemalak di Hegarmanah dan Jatiroke, kami wajibkan apel seminggu dua kali,” pungkasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar