Ilustrasi
Temuan Daging Busuk 5 Ton, Distan KP Kota Bandung Akui Tak Kecolongan
BANDUNG, FOKUSJabar.com : Temuan daging sapi busuk sebanyak 5 ton di Ruko Kebon Jati Kav 27, Kota Bandung, Jumat (3/7/2015) lalu, mengejutkan berbagai kalangan. Salah satunya, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan KP) Kota Bandung, Elly Wasliah.
Meski demikian, Elly mengaku tidak merasa kecolongan atas temuan tersebut. Dia menjelaskan, seharusnya proses penyimpanan sebuah makanan sesuai dengan standar pembekuan (freezing) adalah di suhu minus 10 derajat celcius.
“Standarnya dibawah (minus) 10 derajat celcius. Ini di angka 18, maka terjadi pembusukan,” ujar Elly di Bandung, Minggu (5/7/2015).
Meski demikian, dari informasi yang dihimpun, proses tersebut sengaja dilakukan pelaku untuk menekan biaya. Selain itu, pangan busuk ini sengaja dicampur dengan daging sapi lain yang masih segar agar tersamarkan.
Dari hasil penelusuran Distan KP dan Polrestabes Bandung, proses pembekuan daging dilakukan sejak enam bulan lalu. Lebih lanjut, pihaknya telah mengambil sampel daging busuk tersebut untuk diteliti kandungan bakteri apa saja yang dinilai berbahaya.
Sementara, dari hasil uji fisik di lokasi, lewat parsmeter seperti tingkat PH, warna daging, serta bau, menunjukkan jika daging sapi tersebut memang tidak layak konsumsi.
“Sebagian besar temuan jelas sudah tercemar bakteri dan tidak layak konsumsi. Lebih lanjut mengenai kandungan bakteri, nanti kita uji di laboratorium,” pungkasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar