Rabu, 15 Juli 2015

Hadeuh! Bus Rukun Sayur Dikemudikan Kondektur

CIREBON, FOKUSJabar.com: Sediktnya 12 orang tewas dan 40 lainnya terluka setelah Bus Rukun Sayur bernomor polisi AD 1543 CF menghantam guadrill di Kilometer 202 Tol Palikanci, Blok Sumursiat, Desa Kepompongan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, sekitar pukul 13.30 WIB, kemarin, Selasa  (14/7/2015).
image
Sejumlah petugas tengah membantu mengevakuasi bus rukun sayur usai menabrak pembatas jalan tol di Tol Kanci Kabupaten Cirebon, (Foto: Panji)
Namun yang mengherankan, dalam peristiwa itu, bus yang membawa rombongan kuli bangunan salah satu perusahaan konstruksi Adhi Persada itu dikemudikan oleh kernet.
Kapolres Kabupaten Cirebon Ajun Komisaris Polisi Chiko Ardwiatto menyebutkan, diketahui, bus nahas tersebut dikemudikan kernet, Larto, (35), warga Demak, Jawa Tengah. Sementara pengemudi asli bus Rukun Sayur adalah Sutarjo yang hanya mengalami luka akibat kejadian itu.
“Ada 12 yang tewas, yang seorang di antaranya diduga Larto yang tewas belakangan. Hanya kami belum dapat memastikan karena wajahnya rusak, sehingga akan didatangkan tim forensik dari Polda Jabar untuk mengidentifikasi jenazah terakhir yang tewas,” terangnya saat dikonfirmasi via telepon seluler, Rabu (15/7/2015).Selain Wakakorlantas, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Moechgiyarto menyatakan, berdasar hasil analisa sementara kecelakaan tunggal yang dialami bus Rukun Sayur akibat human error. Pengemudi bus diduga mengabaikan kelelahannya hanya agar cepat sampai sebelum insiden terjadi.
“Sementara ini hasil analisis awal human error, out of control supirnya. Sehingga menabrak. Tak ada kerusakan mesin. Bisa jadi (supir) mengantuk,” katanya saat meninjau lokasi.Menurutnya, insiden tersebut merupakan yang terbesar sejauh ini yang terjadi pada H-3 lebaran. Dia pun mengimbau para pengendara, khususnya pemudik, untuk disiplin berlalu lintas, dan menaati rambu lalu lintas serta petunjuk petugas.
“Jadikan perjalanan mudik sebagai semacam rekreasi, jangan terburu-buru ingin cepat sampai hingga mengabaikan rasa lelah dan kantuk. Kalau memaksakan diri, dikhawatirkan akan seperti ini,” tegasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar