Senin, 21 September 2015

Taming (70) tengah membuat kreasi miniatur mobil dari bahan logam bekas dan plastik bekas (Foto: RIzal)
Taming (70) tengah membuat kreasi miniatur mobil dari bahan logam bekas dan plastik bekas (Foto: RIzal)

Sampah Logam Menjadi Berkah, Kreasinya Diminati Luar Negri

BANJAR, FOKUSJabar.com,-Siapa yang menyangka berbagai benda dengan motif dan bentuk unik itu berasal dari rongsokan logam elekronik dan plastik. Berbagai jenis minuatur mobil pesawat dan tank tentara dibuat sedemikian rupa sehingga memiliki bentuk yang nyata. Adalah bapak Taming (70), pria paruh baya yang tinggal di lingkungan gudang RT. 03 RW.
01 Kelurahan Hegarsari, Kec. Pataruman, Kota Banjar Provinsi Jawa Barat ini menyulap sampah elektronik ini menjadi barang bermanfaat. Dia pun mengajak ibu-ibu di sekitar TPA untuk mengumpulkan sampah elektronik dan melatih mereka keterampilan memilah sampah-sampah elektronik atau sampah logam. Banyaknya barang bekas elektronik di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Banjar, membuat Taming berpikir kreatif untuk mendaur ulang barang bekas tersebut. Bermodal keterampilan memanfaatkan barang bekas di sekitarnya untuk dikreasikan menjadi berbagai bentuk miniatur. Dari kegiatannya ini, Bapak Taming bisa meghasilkan keuntungan yang lumayan besar untuk terus bisa menyambung hidup bersama istri dan anaknya.
Ia bercerita bahwa usaha yang digelutinya berawal dari keinginan membuat produk yang unik dan berbeda. Lalu ia berinisiatif memanfaatkan barang bekas yang tidak terpakai untuk dibuat produk yang unik dan berbeda dari biasanya tetapi bisa dinikmati oleh khalayak banyak. “Saya ingin membuat produk lain daripada yang lain. Karena sekarang banyak produk yang bermacam sekali tapi yang seperti ini masih jarang,” katanya kepada FokusJabar, Jum’at (11/9/2015). Bapak Taming mengungkapkan bahwa ia tidak mengalami kesulitan untuk mencari logam bekas sebagai bahan baku produknya. Ia terbiasa mencari logam bekas di pasar-pasar barang bekas atau memanfaatkan barang bekas yang tidak terpakai di sekitar lingkungannya dan TPA banjar.
Berbahan logam bekas itu, Pak Taming bisa membuat beraneka macam miniatur. “Produk kita ada miniatur mobil antik, motor vespa, harley davidson, kuda-kudaan, tank baja, kereta api, dll. semuanya dari bahan logam dan plastik,” ungkapnya. Di bengkelnya atau tempat kerjanya yang berukuran 3 x 3 meter ini, setiap harinya Pak Taming menghabiskan waktu untuk merakit miniatur berbagai macam kendaraan baik jenis motor atau mobil. Maklum saja, untuk merakit 1 unit miniatur motor Harley Davidson ini, Pak Taming membutuhkan waktu paling cepat 4 hari, dan harga yang ditawarkannya pun bervariatif dari harga 100 ribu hingga jutaan rupiah, tergantung tingkat kesulitan merakitnya. Usaha yang dirintis sejak 2000 ini, berawal dari pembuatan kerajinan dari kayu.
Alhasil berkat ketekunan Pak Taming, akhirnya merambah kedunia kerajinan miniatur motor dari barang bekas yang dinamai Kreasi Perkumpulan Motor Rumah Sakit (Kreasi Pamor’s) yang lokasinya hanya bebarapa meter dari RSUD Kota Banjar. Hingga kini hasil kreasi Pak Taming terus merambah ke kota lain termasuk hasil kreasinya itu langsung diterima di Yogyakarta. “Penjualan kita nggak bisa rutin karena kita masih berdasar pada pesanan, tapi Alhamdulillah seorang pengusaha asal Yogyakarta siap menampung hasil kreasi kami,” ungkapnya. Selain itu, pada saat berdiri hingga kini, kreasi Pak Taming pernah ditampilkan di beberapa pameran nasional termasuk pada tahun 2006 pernah mengikuti pameran internasional, “Alhamdulillah kreasi kami pernah masuk pasar luar negri seperti Francis, dan pada akhir tahun ini ada panggilan peragaan di TMII Jakarta perwakilan dari Jawa Barat,” ungkapnya. Ia menguraikan bahwa usaha yang ia jalaninya bukan tanpa kendala, karena usahanya masih  menggunakan peralatan manual sehingga masih terbatas dalam menghasilkan ragam dan jumlah produk. “Banyak sekali, terutama peralatan, karena alat kita masih manual maka perlu pengembangan untuk pengerjaannya, hingga sekarang sayang belum ada bantuan dari pemerintah, saya harap Pemerintah Kota Banjar melalui Dinas Terkait bisa memfasilitasi keinggina saya,” harapnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar