nelayan di pangandaran (Foto : Riza)
Jaring Ketupat Cara Alternatif Dapatkan Ikan Segar, Eratkan Silaturahmi
PANGANDARAN, FOKUSJabar.com : Sejumlah nelayan di Kabupaten Pangandaran melakukan aktivitas menangkap ikan melalui metode jaring Kupat yang diyakini mampu mendapatkan tangkapan ikan segar dan siap dijual di tempat setelah proses penjaringan. Selain itu, melalui jaring ketupat, hubungan sosial antar nelayan semakin erat.
Salah satu nelayan Sutri mengatakan, proses menangkap ikan dengan cara jaring Kupat ini menjadi alternatif selain dengan menangkap menggunakan perahu, dan ikanya pun lebih segar (fresh).
” Menangkap ikan dengan cara jaring Kupat dilakukan secara gotong royong, Jaring disebar di pesisir pantai sepanjang 300 meter hingga satu kilometer ke tengah laut untuk mendapatkan tangkapan ikan yang banyak. Setelah dirasa cukup waktu, jaring ditarik secara bergilir oleh lima sampai sepuluh orang, prosesnya bisa satu jam dari penebaran jaring sampai penarikan,” jelas Sutri di Pantai Pangandaran, Selasa (1/12/2015)
Dijelaskan Sutri, ikan yang didapatkan dari proses jaring Kupat tersebut biasanya jenis ikan Pepetek, tongue, blanak, Cumi dan lainya. Metode Jaring Ketupat biasanya dilakukan ketika tidak terlalu banyak yang beraktivitas di pesisir pantai Pangandaran.
” Ya kalo ikan yang didapatkan sih tergantung alam saja, karena di laut mah kan ga tentu. Biasanya dapat ikan lima kilo bisa juga dapet ikan sampai satu perahu satu kali proses penjaringan,” papar Sutri.
Sementara itu salah satu pembeli ikan hasil jaring Kupat Heryawan mengungkapkan, ikan segar dipinggiran pantai hasil jaring Kupat ini memang kerap menjadi tujuan pengunjung.
” Selain ikannya fresh, kita bisa liat langsung proses penjaringanya, dan juga harganya bisa lebih murah,” kata Heryawan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar