SEKOLAH SWASTA DI CIAMIS SULIT BERSAING DENGAN SEKOLAH NEGERI
CIAMIS, FOKUSJabar.com : Karena tidak ada aturan tegas dari pemerintah tentang pembatasan jumlah siswa sekolah negeri, sejumlah sekolah swasta hampir kehilangan siswa pada penerimaan siswa baru tahun ini.
“Kalau dulu lulusan SMP atau sederajat kalau melanjutkan itu ada dua pilihan. Kalau tidak diterima di sekolah negeri pilihan kesatunya secara otomatis pasti diterima di sekolah pilihan kedua,” kata Mumu Muhtar ketua yayasan Hepweti pengelola SMK Hepweti Kabupaten Ciamis.
Mumu melanjutkan, karena tidak adanya aturan tersebut sekarang sekolah swasta banyak kehilangan siswa barunya.
Apalagi sekarang dengan persaingan yang sangat ketat antar sekolah untuk mendapatkan siswa baru tersebut bagi sekolah swasta sangat sulit kalau tidak ada campur tangan pemerintah melalui aturan tersebut.
“Memang ada aturan satu rombongan belajar dalam satu kelas itu disekolah negeri seharusnya 36 siswa namun pada kenyataanya hal itu malah bisa lebih,” ungkapnya, Rabu ( 24/6/2015 ).
Karena tidak adanya aturan tegas tersebut dari pemerintah sekolah swasta saat ini kondisinya semakin terpuruk kalau saja sekolah swasta tersebut tidak bisa bersaing dengan sekolah negeri melalui prestasinya.
“Mengantisipasi kurang minat siswa bersekolah ke sekolah ini kami terus berupaya mempromosikan keunggulan yang ada disekolah ini,” katanya.
Adapun keunggulan yang bisa dibanggakan dari SMK Hepweti lanjut Mumu, selain pasilitas sekolah sudah lengkap juga disekolahnya tersebut ada jurusan tata busana yang selalu menjadi juara.
“Untuk jurusan busana kami yang paling unggul dari semua sekolah kejuruan yang ada di Ciamis ini,” tegasnya.
( Husen Maharaja /DEN)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar