Rabu, 24 Juni 2015

Mudik

BAGAIMANA RISIKO MUDIK DENGAN MOTOR, APALAGI MEMBAWA BAYI?

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Lebaran 2015 tinggal menghitung hari. Bagi umat Muslim, Lebaran merupakan hari istimewa setahun sekali untuk bertemu sanak keluarga. Maka tidak jarang banyak masyarakat yang rela menempuh perjalan yang jauh dan melelahkan hanya untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri, termasuk menggunakan sepeda motor untuk mudik.
Namun sejatinya, penggunaan sepeda motor untuk mudik adalah hal yang berbahaya. Pemudik yang menggunakan sepeda motor akan lebih cepat lelah ketimbang naik mobil karena terpapar langsung dengan sinar matahari dan asap kendaraan. Terlebih dampak kecelakaan pengendara sepeda motor jauh lebih besar ketimbang mudik menggunakan mobil. Ketika mengalami kecelakaan, pengendara motor akan kontak langsung dengan objek terdekat, semisal aspal atau kendaraan di depannya.
Tingkat risiko juga akan meningkat jika pemudik yang menggunakan sepeda motor membawa anaknya yang masih bayi. Kondisi tubuh bayi yang masih rapuh akan membuatnya terserang berbagai komplikasi penyakit akut jika dibawa mudik menggunakan sepeda motor. Akibat terpapar langsung dengan asap kendaraan dan udara sekitar, bayi bisa mengalami sesak nafas, pilek, bahkan radang paru-paru.
Seperti yang dilansir dari tipsbayi.com, bayi seharusnya tidak dianjurkan untuk dibawa berpergian jauh dan terpapar langsung dengan sinar matahari pada jam 11 siang hingga 3 sore. Perjalanan jauh memang bisa menyenangkan bayi, namun hal tersebut bisa menyebabkan bayi cepat lelah.
Dengan berbagai risiko akan kesehatan bayi, bukankah lebih bijak untuk tidak membawa putra-putri atau sanak keluarga Anda yang masih bayi dengan sepeda motor saat mudik? Lebaran memang hari yang istimewa, namun akan lebih baik bila orangtua bisa memilih transportasi lain yang lebih aman untuk mudik, terutama bagi buah hati Anda yang masih bayi. (PRFM)
(RR)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar