Rabu, 02 Desember 2015

Ketua Balegda DPRD Garut, Endang Kahfi (Foto : Bambang)
Ketua Balegda DPRD Garut, Endang Kahfi (Foto : Bambang)

Sanksi Tegas dan Berat Mesti Ditegakan, Ini Kata Endang Kahfi

GARUT, FOKUSJabar.com : Komisi D DPRD Kabupaten Garut menyanyangkan lambannya penanganan kasus kekerasan yang dilakukan Cecep Hari, salah seorang oknum guru di SMPN 1 Cibatu terhadap Frima Rizqy Pertama, kelas IX i, Jum’at (20/11/2015) yang lalu.
Hal itu dilontarkan, anggota Komisi D, Endang Kahfi. Menurut dia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Pendidikan Garut, semestinya segera menyelesaikan kasus kekerasaan tersebut.
“ Dinas Pendidikan semestinya cepat tanggap menyelesaikan kasus kekerasan terhadap siswa ini. Artinya, jangan dibiarkan berlarut-larut sehingga menimbulkan masalah baru,” kata Endang Kahfi, Selasa (1/12/2015).
Pihaknya berjanji, Jumat (4/12/2015) mendatang segera memanggil Dinas Pendidikan, Kepala SMPN 1 Cibatu dan oknum guru pelaku pemukulan terhadap siswa.
“ Jika tidak ditangani secepatnya, kami khawatir kasus serupa menular kepada guru yang lainnya. Guru yang bersangkutan mesti mendapat sanksi tegas dan berat atas segala perbuatan yang telah dilakukannya,” pungkas Endang Kahfi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar