Ilustrasi (web)
Diduga Salah Berikan Obat, Klinik di Garut Diprotes Keluarga Pasien
GARUT, FOKUSJabar.com : Diduga salah memberikan obat, keluarga pasien mendatangi Klinik Sehat Bagendit di Kecamatan Banyuresmi Garut Jawa Barat, Jumat (11/12/2015).
Keluarga pasien atas nama Rosita marah kepada pihak klinik lantaran obat yang diberikan menimbulkan gejala aneh, sebagian kulitnya mengelupas dan beberapa bagian tubuh jadi bengkak.
Anak Rosita, Neng Silvi mengatakan, sebelumnya Rosita dirawat dengan keluhan pusing-pusing dan kelelahan dan dokter menyebutkan itu akibat dehidrasi, pada Rabu (9/12/2015) lalu.
“Ya, ini aneh, diberi obat dengan dosis tinggi sehingga kulit dibeberapa bagian tubuh mengelupas dan muncul bengkak-bengkak, ” kata Silvi, Jumat (11/12/2015).
Kedatangan keluarga Rosita tidak langsung diterima pihak Klinik Sehat Bagendit. Mereka harus menunggu hinga satu jam lamanya. Tak lama, keluarga Rosita pun memperlihatkan resep dan obat yang diberikan salah seorang dokter.
“Namun kami kecewa pihak klinik belum mau memberikan komentar dengan alasan dokter yanf merawat Rosita sedang tidak masuk, ” ungkap Silvi.
Menurut Silvi, obat yang diberikan pihak Klinik Sehat Bagendit kepada ibunya itu ternyata sangat berbahaya. Hal itu diketahuinya setelah merujuk ibunya ke dokter lain.
“Kami akan melaporkan kepada pihak kepolisian, jika pihak Klinik tidak mau bertanggungjawab, ” pungkasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar